Gunakan Drum Seeder, BRMP Bali Dorong Tanam Padi PM-AAS di Gianyar
Gianyar, 24 Juli 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali mendampingi pelaksanaan Gerakan Tanam (Gertam) Padi yang Program PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System) di Subak Batuh Kaja, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan tanam padi sekaligus mendorong penerapan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Ubud.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan BRMP Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ketua Kelompok Substansi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian Provinsi Bali, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi Penyuluh dan Kinerja Penyuluhan Pertanian Kabupaten Gianyar, Koordinator BPP se-Kabupaten Gianyar, Perbekel Desa Singakerta, Babinsa Desa Singakerta, Bhabinkamtibmas Desa Singakerta, serta ketua kelompok tani dan petani se-Desa Singakerta.
Sebelum pelaksanaan gerakan tanam bersama, kegiatan diawali dengan diskusi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Dalam diskusi tersebut ditekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, aparat keamanan, dan petani dalam mendukung percepatan tanam serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman sekaligus menjaga keberlanjutan produksi padi di Kabupaten Gianyar.
Pada kesempatan tersebut, BRMP Bali juga menjelaslan Program PM-AAS sebagai salah satu langkah strategis dalam mempercepat modernisasi sektor pertanian. Program ini diharapkan mampu mempercepat adopsi inovasi teknologi budidaya, meningkatkan efisiensi penggunaan sarana produksi, serta memperkuat kapasitas petani dalam meningkatkan produksi padi dan pendapatan petani di Kabupaten Gianyar.
Gerakan tanam bersama dilaksanakan menggunakan drum seeder, salah satu teknologi mekanisasi pertanian yang mendukung sistem tanam benih langsung (Tabela). Penggunaan alat ini mampu mempercepat proses tanam, menghasilkan jarak tanam yang lebih seragam, menghemat kebutuhan benih, menekan biaya tenaga kerja, serta meningkatkan efisiensi usaha tani. Demonstrasi penggunaan drum seeder mendapat perhatian dan antusiasme tinggi dari peserta sebagai teknologi yang mudah diterapkan di tingkat petani.
Tim BRMP Bali juga memberikan pendampingan teknis kepada petani mengenai persiapan lahan, penggunaan benih bermutu, pengaturan jarak tanam, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian secara optimal agar produktivitas padi dapat meningkat secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini diharapkan penerapan teknologi pertanian modern semakin luas di Kabupaten Gianyar sehingga mampu meningkatkan produktivitas padi, mempercepat pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT), serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu, sinergi antara pemerintah, penyuluh, petani, TNI, dan Polri diharapkan terus terjalin dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.
BRMP Bali berkomitmen untuk terus memperkuat pendampingan penerapan inovasi teknologi pertanian kepada petani melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pertanian Indonesia yang tangguh, produktif, dan berdaya saing.
Sukadana & Tim LTT Gianyar